Indikator
  • Undercontruction

Tim Sepak Bola Jalanan Indonesia HWC Satukan WNI di Norwegia

Home / Peristiwa - Nasional / Tim Sepak Bola Jalanan Indonesia HWC Satukan WNI di Norwegia
Tim Sepak Bola Jalanan Indonesia HWC Satukan WNI di Norwegia Sabrun Hanafi (kiri) sebagai pelatih dan Yana Suryana (kanan) Tim Sepakbola Jalanan Indonesia untuk Homeless World Cup (HMC) 2017 di acara penutupan Tim HMC indonesia di Rumah Cemara Bandung. (foto: cindy/TIMES Indonesia)

TIMESBANDUNG, BANDUNG – Sekitar 300 Warga Negara Indonesia (WNI) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia mendukung penuh Tim Sepakbola Jalanan Indonesia dalam Piala Homeless World Cup (HWC) 2017 di City Hall Oslo, Norwegia yang berlangsung 29 Agustus sampai 5 September lalu. 

Kejuaraan HWC digelar untuk memperbaiki permasalahan terkait ketunawismaan seperti konsumsi Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainya (NAPZA), penularan HIV-AIDS, kemiskinan serta kurangnya akses terhadap pendidikan.  

HWC merupakan acara tahunan yang mempersatukan orang-orang yang memiliki permasalah sosial. dimana dalam gelaran tahun ini Tim Indonesia meraih peringkat ke-5 dari 52 negara dengan total 13 pertandingan dengan persiapan hanya satu bulan latihan. 

"Kami disini hanya melakukan seleksi, persiapan,latihan dalam jeda waktu sebulan dan kita rasa belum optimal,  beda dengan negara lain yang persiapanya matang selama 3 bulan, tapi kami bisa membakar semangat juang karena dukungan yang diberikan oleh WNI yang datang," ujar Manager Tim, Yana Suryana kepada Times Indonesia.

Tim-Sepak-Bola-Jalanan-IndonesiacaQ8o.jpg

Hal itu disampaikan saat melakukan Penutupan dan Syukuran Tim HWC 2017 yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Dodi Ridwansyah, di Rumah Cemara Kota Bandung, Selasa (12/09/17).

Yana mengungkapkan jika Tim Indonesia yang beranggotakan 8 pemain dari berbagai daerah Indonesia mendapatkan dukungan penuh dari WNI yang berada di Oslo dalam bentuk materiil ataupun moril. Mulai dari penyediaan makanan, jadi suporter, obat-obatan, vitamin,  antar-jemput dan sebagainya.  

"Saat kami tanding banyak WNI datang untuk mendukung kami dan kita bisa menyatukan Indonesia yang tidak pernah ketemu sebelumnya semua jadi menyatu dan saling kenal serta WNI berterima kasih karena bisa mempersatukan Indonesia dimana semua perbedaan bisa bersatu," tambahnya.  

PialaGjUTJ.jpg

Dalam ajang HWC tim Indonesia membawa misi dengan tagline 'Indonesia tanpa stigma' dimana bentuk pembuktian kepada publik jika pengguna NAPZA, pengidap HIV-AIDS dan orang termarjinalkan bisa meraih prestasi di kancah Internasional. 

"Kami semua berharap kepada masyarakat agar tidak memandang kami sebelah mata dan kepada pemerintah agar memberikan dukungan maksimal dengan memberi dana yang cukup karena kami ada di bawah olahraga prestasi yang juga ikut mengharumkan nama Indonesia," harapnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com