Lebih Dekat dengan Gesits, Motor Listrik Presiden Jokowi yang Laku Rp 2,55 Miliar

Home / Berita / Lebih Dekat dengan Gesits, Motor Listrik Presiden Jokowi yang Laku Rp 2,55 Miliar
Lebih Dekat dengan Gesits, Motor Listrik Presiden Jokowi yang Laku Rp 2,55 Miliar Presiden Jokowi saat naik motor Gesits (Foto: setkab.go.id)

TIMESBANDUNG, JAKARTA – Motor listrik Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil terjual Rp 2,55 miliar dalam lelang yang dikemas dalam konser amal  bertajuk “Bersatu Melawan Corona” yang digelar di Studio TVRI pada (17/5/2020). Seperti apa sebenarnya sepeda motor listrik Gesits tersebut?

Jika teliti, tiga huruf dibelakang merk Gesits identik dengan kampus besar yang ada di Surabaya, ya kampus itu adalah ITS (Institus Teknologi  10 November Surabaya), kendati secara resmi merupakan kepanjangan dari Garansindo Electric Scooter ITS.

Berawal dari kampus tersebut, Gesits secara resmi diperkenalkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada 2016 silam. Motor listrik tersebut merupakan kerjasama antara Kemristekdikti dan ITS.

Gesits merupakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar utama berupa listrik yang tersimpan dalam baterai. Motor listrik ini menggunakan baterai ion lithium yang mampu menggerakan motor sejauh 80-100 km/ 1x charge. Pengisian baterai dilakukan 1,5-3 jam hingga baterai penuh.

Soal kecepatan, Gesits mampu mencapai 100km/jam atau setara dengan motor bensin bensin 125cc, namun tanpa mengeluarkan gas buang. Kecepatan dan status baterai bisa terkoneksi secara langsung melalui smartphone. Untuk memfasilitasi penggunan mengisi ulang baterai,  Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) telah menjalin kerja sama dengan pihak Pertamina untuk menyediakan slot penukaran baterai di setiap SPBU.

Kendati sudah digunakan oleh Jokowi, namun motor listrik tersebut sempat dinilai negatif oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), mereka menilai bahwa motor listrik belum cocok untuk medan di Indonesia. Hal itu tidak lepas dari masalah insfrastruktur baterai yang masih belum memadai, alasan lainnya adalah jarak tempuh motor listrik yang dinilai cukup pendek.

Namun kritikan AISI kala itu  ditanggapi dengan berani oleh Gesits, mereka mengaku tidak akan bergabung dengan AISI yang dianggap tidak memiliki visi dan misi yang sepaham. Gesits yang saat ini dibawah naungan PT Gesits Indo Technologies (GIT) lebih berorientasi pada pengembangan produk anak bangsa.

Terlepas dari kontroversi mengenai motor listrik Gesits, terjualnya motor listrik milik Presiden Jokowi tersebut merupakan sebuah solusi dari persoalan besar bangsa ini yang tengah membutuhkan banyak uluran untuk meringankan beban masyarkat karena terdampak corona. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com