Masuki New Normal, Hampir 100 Persen Pekerja di Kota Cirebon Kembali Bekerja

Home / Berita / Masuki New Normal, Hampir 100 Persen Pekerja di Kota Cirebon Kembali Bekerja
Masuki New Normal, Hampir 100 Persen Pekerja di Kota Cirebon Kembali Bekerja Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya.(Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)

TIMESBANDUNG, CIREBON – Memasuki masa new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sejumlah pekerja di Kota Cirebon yang sebelumnya dirumahkan, sudah bisa kembali bekerja. Protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan kerja pun tetap dijalankan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya menyatakan sudah hampir sekitar 100 persen yang mulai kembali bekerja. Hanya saja, mereka harus mau menjalani protokol kesehatan, contohnya seperti physical distancing dan memakai masker.

"Sudah hampir 100 persen yang mulai masuk bekerja," jelasnya kepada TIMES Indonesia, Selasa (30/6/2020).

Di Kota Cirebon sendiri, lanjutnya, ada sekitar 1.500 orang pekerja yang dirumahkan dalam pandemi Covid-19. Mereka berasal dari sejumlah perusahaan, baik itu yang bergerak di bidang perhotelan, retail, mall maupun industri besar.

Sedangkan untuk karyawan yang di-PHK, dirinya masih belum bisa berbuat banyak. Karena hingga saat ini masih belum ada perusahaan yang membuka kembali lowongan kerja di masa AKB.

Agus menjelaskan, dalam penerapan physical distancing ini, jika biasanya dalam satu unit itu ada 100 orang pekerja, maka hanya 50 persen yang tetap berada di unit tersebut. Sisanya bisa dialihkan ke unit lain, agar penerapan physical distancing bisa berjalan, serta pekerja tersebut masih bisa bekerja.

"Yang penting mereka semua bisa kembali bekerja," tuturnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon ini melanjutkan, setiap perusahaan wajib memprioritaskan aspek kesehatan. Jika tidak mengindahkan protokol kesehatan kemudian ada karyawannya yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka perusahaan tersebut akan dievaluasi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com