#KamiTidakTakutTeroris, GM FKPPI Jatim: Presiden Harus Segera Terbitkan Perppu Anti-Terorisme

Home / Berita / #KamiTidakTakutTeroris, GM FKPPI Jatim: Presiden Harus Segera Terbitkan Perppu Anti-Terorisme
#KamiTidakTakutTeroris, GM FKPPI Jatim: Presiden Harus Segera Terbitkan Perppu Anti-Terorisme Ketua GM FKPPI Jatim Ir. R. Agoes Soerjanto. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESBANDUNG, SURABAYA – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri Jawa Timur (GM FKPPI Jatim) menilai, aksi bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya dan Mapolrestabes Surabaya membuktikan sel teroris masih hidup subur di Indonesia. Mereka telah bekerja secara sistematis, baik dalam bekerja maupun rekrutmen anggota. GM FKPPI dan netizen pun kompak menyuarakan #KamiTidakTakutTeroris

Hal itu sampaikan Ketua GM FKPPI Jatim Ir. R. Agoes Soerjanto merespons aksi teroris yang menyerang Surabaya 13-14 Mei 2018 di Surabaya. "Kalau dilihat polanya, jaringan teroris melakukan dogma dan radikalisasi sedemikian dalam. Mereka bukan hanya bersedia bunuh diri, tetapi juga membuat pelaku bersedia mengajak anak-anak mereka dalam aksinya," jelas Agoes.

Dengan kondisi itu berarti doktrin terorisme pada anak-anak teroris telah berhasil. Bukan lagi doktrin teroris pada oran lain, tapi sudah masuk ke keluarga. "Ini sudah berbahaya dan keterlaluan. Mereka sudah lihai dan pintar," tandasnya.

Tak cuma soal doktrin yang sudah berubah, tapi pemilihan lokasi juga menunjukkan teroris makin ahli. Misalnya, lokasi pengeboman di Gereja dan Kantor Polisi di Kota Surabaya. Itu patut diduga dipilih dengan pertimbangan khusus oleh jaringan teroris. Yakni Surabaya sebagai kota metropolitan dengan impact nasional, bahkan internasional.

Merespons kasus ini, sambubg Agoes, GM FKPPI Jatim mendesak Presiden untuk segera menerbitkan Perppu Anti-Terorisme. "Perppu ini sebagai alat aparat keamanan dalam memberantas jaringan terorisme dari Indonesia," tandas Agoes.

Selain itu, GM FKPPI Jatim juga meminta masyarakat, khususnya kader-kader GM FKPPI untuk membantu aparat. GM FKPPI harus menjadi mata dan telinga terhadap potensi hidupnya jaringan teroris yang bisa saja tinggal dan bekerja di sekitar lingkungan kita.

"Pertahanan rakyat semesta yang adalah sinergi aparat keamanan dan rakyat menjadi kunci stabilitas keamanan," tegas Agoes Soerjanto. GM FKPPI Jatim dan netizen pun kompak menyuarakan #KamiTidakTakutTeroris. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com