Signify Soroti Masjid Raya Padang, Pencahayaan Berubah Tiap Waktu Shalat

Home / Wisata / Signify Soroti Masjid Raya Padang, Pencahayaan Berubah Tiap Waktu Shalat
Signify Soroti Masjid Raya Padang, Pencahayaan Berubah Tiap Waktu Shalat Signify soroti keindahan Masjid Raya Padang. (FOTO: Signify Indonesia)

TIMESBANDUNG, JAKARTAMasjid Raya Padang merupakan masjid terbesar dan menjadi salah satu ikon di Sumatera Barat. Oleh karenanya, sebagai pemimpin dunia di bidang pencahayaan, Signify (Euronext: light) memberikan nuansa pencahayaan unik dan tampilan baru di masjid tersebut.

“Signify ingin melestarikan dan menyoroti nuansa spiritual dan tradisional masjid. Menggunakan pencahayaan yang dapat menekankan bentuk unik atap serta detail eksterior, dan di saat bersamaan, menciptakan suasana yang nyaman pada interior,” kata Rami Hajjar selaku Country Leader Signify Indonesia melalui keterangan yang diterima TIMES Indonesia, Rabu (15/5/2019).

Rami menjelaskan, dengan menggunakan sistem kontrol Color Kinetics, tim manajemen masjid dapat dengan mudah mengubah skema pencahayaan untuk menekankan detail arsitektur atau mengubah suasana keseluruhan di sekitar masjid.

Masjid-Raya-Padang-2.jpg

"Misalnya, pencahayaan aksen LED fungsional Vaya Flood MP RGB dan FlexAccent Track diprogram untuk menerangi aula shalat utama dengan warna matahari terbenam untuk salat Magrib, serta biru langit malam untuk salat Isya," jelasnya.

Sementara itu, lampu eksterior Vaya Flood MP RGB siap menyoroti ukiran motif tradisional pada fasad di sisi luar masjid. Bahkan lanjutnya, menara masjid yang tinggi menjulang, bersinar cemerlang di malam hari dengan pencahayaan Vaya Flood MP Warm White.

“Kami senang menyediakan pencahayaan yang membantu para jamaah di masjid Raya Padang, Sumatera Barat mendapatkan suasana spiritual yang nyaman selama shalat dan kegiatan keagamaan lainnya, baik di Bulan Suci ini maupun untuk seterusnya," ungkap Rami.

Masjid-Raya-Padang-3.jpg

Pejabat senior di manajemen masjid Raya Padang, Karimis mengatakan, masjid yang mampu menampung hingga 20 ribu jamaah untuk shalat pada waktu bersamaan itu memang cukup disibukkan dengan beragam aktivitas keagamaan.

“Masjid Raya kami ini cukup sibuk. Banyak orang datang kemari tidak hanya untuk shalat, tetapi juga untuk berpartisipasi dalam banyak kegiatan keagamaan yang diadakan di sini, baik sebelum fajar, maupun di siang atau malam hari,” tuturnya.

Menurut Karimis, dengan pencahayaan yang lama, banyak jamaah yang mengeluh merasa panas kala berada di dalam Masjid Raya Padang tersebut. "Dengan pencahayaan Philips (dari Signify), sekarang lebih nyaman di dalam. Lebih penting lagi, kami dapat mengurangi konsumsi energi dari 34.000 watt menjadi hanya 7.000 watt," ucapnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com